Cara Menghitung Tetesan Infus Makro dan Mikro

Menghitung Tetesan Infus – Bagi anda yang bekerja dalam dunia kesehatan medis, mendengar kata infus tentu sudah tak asing lagi bukan? Nah, ulasan kita kali ini berkaitan dengan ulasan kesehatan yang mana dalam artikel kali ini kami akan membahas mengenai cara menghitung tetesan infus lengkap dengan pengertian, tutorial serta contohnya. Setiap kita ke rumah sakit, kita pasti akan melihat setiap pasien yang dirawat inap akan terpasang infus.

Beberapa orang yang sakit datang ke rumah sakit untuk dirawat inap atas permintaan sendiri dan meminta di infus karena tidak bisa makan karena mual ataupun muntah-muntah. Beberapa lagi datang ke rumah sakit karena sedang merasa lemas dan meminta di infus agar terasa lebih segar. Atau yang lebih sering kita lihat di rumah sakit adalah dokter di rumah sakit tersebut yang menyarankan agar pasien yang akan dirawat inap untuk dipasang infus walaupun dalam kondisi sakit tersebut sehari-harinya pasien masih bisa makan dan minum seperti biasa. Pertama, bagi anda yang belum mengetahui apa yang dimaksud dengan infus, anda dapat menyimak penjabaran lengkapnya dibawah ini.

Pengertian Infus

Infus adalah adalah pemasukan suatu cairan atau obat ke dalam tubuh melalui rute intravena dengan laju konstan selama periode waktu tertentu. Infus dilakukan untuk seorang pasien yang membutuhkan obat sangat cepat atau membutuhkan pemberian obat secara pelan tetapi terus menerus. Pemberian obat atau cairan ke dalam tubuh melalui mulut akan memasuki proses pencernaan terlebih dahulu sehingga tidak dengan cepat diserap oleh tubuh.

cara menghitung tetesan infus

Saat proses pencernaan juga dimungkinkan ada enzim pencernaan yang akan mengubah atau memecah obat yang diminum sehingga akan kurang efektif da lebih baik jika langsung masuk ke dalam aliran darah melalui infus. Infus dilakukan dengan cara memasukkan sebuah jaru kecil ke alirah pembuluh darah. Biasanya jarum di tanam di dekat siku-siku, pergelangan tangan, atau di bagian punggung tangan pasien. Sel pada bagian tangan, infus juga dapat dipasang pada bagian kaki. Kecepatan pasien menyerap cairan infus tergantung dari keadaan tubuh pasien dan penyakit yang diderita. Jumlah tetesan cairan infus setiap menitnya akan dipantau oleh seorang perawat.

Tujuan Pemberian Infus

Pada dasarnya, tujuan seorang pasien di infus tak lain dikarenakan berbagai alasan sebagai berikut:

  • Menggantikan Cairan Tubuh yang Terbuang
  • Mempertahankan Keseimbangan Elektrolit
  • Kebutuhan Glukosa Sebagai Energi
  • Jalur Pemberian Obat Intravena

Rumus menghitung tetesan infus juga tak kalah penting untuk anda perhatikan, baik anda yang bekerja sebagai perawat ataupun dokter, menghitung tetesan infus jika tidak dilakukan dengan teliti dan hati-hati dapat membahayakan keselamatan pasien. Nah, oleh karenanya pada artikel ini kami akan memberikan rumus menghitung tetesan infus Makro dan Mikro yang bisa anda jadikan pedoman untuk mengontrol setiap tetesan cairan infus yang diterima oleh tubuh pasien.

Pada dasarnya menghitung tetesan infus memang tidak mudah, anda harus mengetahui beberapa istilah medis yang sering digunakan dalam pemasangan infus seperti ggt (tetesan makro), mgtt (tetesan mikro), serta jumlah tetesan atau banyaknya tetesan yang dikeluarkan dalam satu menitnya. Nah, untuk rumusan tetap tetesan infus pada umumnya dapat anda lihat seperti dibawah ini.

1 gtt = 3 mgtt
1 cc = 20 gtt
1 cc = 60 mgtt
1 kolf = 1 labu = 500 cc
1 cc = 1 mL
mggt/menit = cc/jam
konversi dari gtt ke mgtt kali (x) 3
konversi dari mgtt ke gtt bagi (:) 3
1 kolf atau 500 cc/ 24 jam = 7 gtt
1 kolf atau 500 cc/24 jam = 21 mgtt

volume tetesan infus yang masuk per jam infus set mikro ialah = jumlah tetesan X 1

volume tetesan infus yang masuk per jam infus set makro ialah = jumlah tetesan X 3

Nah setelah mengetahui rumusan tetap untuk tetesan infus diatas, sekarang mari kita bahan lebih rinci mengenai cara menghitung tetesan infus baik untuk per menit ataupun per jamnya.

Rumus Menghitung Tetesan Infus

Berikut adalah cara dasar untuk menghitung tetesan infus dalam kurun waktu menit dan jam yang dapat anda simak baik-baik pada gambar dibawah ini:

Rumus menghitung tetesan infus per menit.
Rumus menghitung tetesan infus per jam

Untuk mencari jumlah tetesan/ detik, kita hanya perlu merubah rumus dan menggunakan angka angka yang ada. Sebagai contoh simak tulisan dibawah ini:

menghitung tetes infus per detik untuk anak-anak.

Untuk lebih mudahnya berikut ini adalah patokan yang sudah di kami hitung, jadi anda tidak perlu repot-repot untuk membuat percobaan, hanya tinggal mencatatnya saja,

Untuk yang makro
• 20 tetes/menit=1cc = 60 cc/jam, Lamanya habis= 500 cc/60= 8,3 =8 jam (bulatkan )
• 15 tetes/menit= 11 jam
• 10 tetes permenit=17 jam artinya dalam waktu 1 jam=30 cc
• 5 tetes permenit= 33 jam
• 60 tetes/menit= 3 jam
• 40 tetes/menit= 4 jam
• 30 tetes/ menit= 6 jam

Untuk yang mikro
Silahkan di hitung sendiri saja yah sesuai rumus.
Sedikit patokan tambahan mengenai pola pemberian tetesan infus yang harus habis sebagai berikut :

• 1 kolf = 500 cc = 7 tts/mnt, habis dalam 24 jam.
• 2 kolf = 1000 cc = 14 tts/mnt, 1 kolfnya habis dalam 12 jam, sehingga 24 jam habis 2 kolf.
• 3 kolf = 1500 cc = 20 tts/mnt, 1 kolfnya habis dalam 8 jam, sehingga 24 jam habis 3 kolf.
• 4 kolf = 2000 cc = 28 tts/mnt, 1 kolfnya habis dalam 6 jam, sehingga 24 jam habis 4 kolf.
• 5 kolf = 2500 cc = 35 tts/mnt, 1 kolfnya habis dalam 4.5 jam, sehingga 24 jam habis 5 kolf.

Cara menghitung tetesan infus berdasarkan hitungan per-menit (TPM) yang tepat dan sederhana adalah sebagai berikut:

Tetes Per Menit = Jumlah cairan infus (ml)
(Makro) Lamanya infus (jam) x 3
Tetes Per Menit = Jumlah cairan infus (ml)
(Mikro) Lamanya infus (jam)

Sekian ulasan mengenai cara menghitung tetesan infus Makro dan Mikro yang mudah serta akurat yang dapat kami tuliskan untuk anda. Semoga apa yang telah kami tuliskan diatas dapat bermanfaat.