Cara Menghitung KKM K13 & KTSP Per Indikator

Cara Menghitung KKM – Pada ulasan kali ini kami akan membahas tentang bagaimana caranya menghitung KKM K13 / kurikulum 13 dan KTSP per indikator yang benar dan tepat. Bagi anda yang aktif mengajar di dunia pendidikan SD, SMP, maupun SMP, mungkin istilah kkm ini sangat familiar bagi anda. Namun tidak semua orang pasti mengerti dengan apa yang dimaksud dengan KKM ini.

Berikut akan kami tuliskan pengertian kkm secara ringkas dan lugas. KKM adalah  KKM merupakan singkatan dari Kriteria Ketuntasan Minimal dimana pengertian singkat KKM adalah tingkat pencapaian kompetensi dasar yang harus dicapai oleh siswa per mata pelajaran. Siswa yang belum mencapai nilai KKM dikatakan belum tuntas.

KKM harus ditetapkan diawal tahun ajaran oleh satuan pendidikan berdasarkan hasil musyawarah guru mata pelajaran di satuan pendidikan atau beberapa satuan pendidikan yang memiliki karakteristik yang hampir sama. Pertimbangan pendidik atau forum MGMP secara akademis menjadi pertimbangan utama penetapan KKM. Penetapan KKM dilakukan oleh guru atau kelompok guru mata pelajaran. Adapaun langkah dan tahapan penetapan KKM antara lain adalah sebagai berikut:

cara menghitung KKM

1. Guru atau kelompok guru menetapkan KKM mata pelajaran dengan mempertimbangkan tiga aspek kriteria, yaitu kompleksitas, daya dukung, dan intake peserta didik. Hasil penetapan KKM indikator berlanjut pada KD, SK hingga KKM mata pelajaran.

2. Hasil penetapan KKM oleh guru atau kelompok guru mata pelajaran disahkan oleh kepala sekolah untuk dijadikan
patokan guru dalam melakukan penilaian.

3. KKM yang ditetapkan disosialisaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, yaitu peserta didik, orang tua,
dan dinas pendidikan.

4. KKM dicantumkan dalam laporan hasi belajar atau rapor pada saat hasil penilaian dilaporkan kepada orang
tua/wali peserta didik.

Kriteria Ketuntasan Minimal Standar Kompetensi adalah kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan masing-masing SK. Berdasarkan perhitungan rata-rata KKM Kompetensi Dasar pada kelas dan semester yang bersangkutan. Lalu bagaimanakah cara menghitung KKM / kriteria ketuntasan minimal yang benar? Tentu saja menghitung KKM tidak bisa dilakukan dengan mudah, anda harus menghitungnya dengan teliti, sebagai contoh silahkan simak bagaimana cara menghitung KKM perindikator untuk kurikulum 2013 dan KTSP yang kami rangkumkan dibawah ini.

Cara Menghitung KKM

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) ditentukan dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik, kompleksitas kompetensi, serta kemampuan sumber daya pendukung meliputi warga sekolah, sarana dan prasarana dalam penyelenggaraan pembelajaran. Satuan pendidikan diharapkan meningkatkan kriteria ketuntasan belajar minimal secara terus menerus untuk mencapai kriteria ketuntasan ideal. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menghitung KKM adalah sebagai berikut:

  • Hitung jumlah Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran setiap kelas.
  • Tentukan kekuatan/nilai untuk setiap aspek/komponen, sesuaikan dengan kemampuan masing-masing aspek:
  • Aspek Kompleksitas – Semakin komplek (sukar) KD maka nilainya semakin rendah, tetapi semakin mudah KD maka nilainya semakin tinggi.
  • Aspek Sumber Daya Pendukung – Semakin tinggi sumber daya pendukung maka nilainya semakin tinggi.
  • Aspek Intake – Semakin tinggi kemampuan awal siswa (intake) maka nilainya semakin tinggi.
  • Jumlahkan nilai setiap komponen, selanjutnya dibagi 3 untuk menentukan KKM setiap KD.
  • Jumlahkan seluruh KKM KD, selanjutnya dibagi dengan jumlah KD untuk menentukan KKM mata pelajaran.
  • KKM setiap mata pelajaran pada setiap kelas tidak sama, tergantung pada kompleksitas KD, daya dukung, dan potensi siswa.

Sekian ulasan mengenai langkah-langkah cara menghitung KKM SMP, SD, dan SMA dengan mudah dan tepat yang dapat kami tuliskan kali ini. Semoga apa yang telah kami tulis dalam artikel ini dapat bermanfaat bagi anda.